Mengunjungi Gereja Tuka, Betlehemnya Bali yang Megah dan Bersejarah
23 February 2026 59x Blog
Harga tiket masuk GWK – Bali memang sangat terkenal dengan sawah di Ubud atau pantai di Kuta. Tapi sebenarnya ada tempat lain yang punya sejarah unik di Kabupaten Badung. Tempat itu adalah Desa Tuka yang terletak di Kecamatan Kuta Utara. Di desa yang tenang ini, anda bisa melihat sejarah awal mulanya agama Katolik masuk ke Pulau Bali. Datang ke Gereja Katolik Paroki Tritunggal Mahakudus Tuka ini bukan cuma buat jalan-jalan saja, tapi anda bisa melihat jejak sejarah yang sangat penting.
Sejarah Awal Katolik di Desa Tuka
Banyak orang menyebut Gereja Tuka sebagai “Betlehemnya Bali”. Nama ini diberikan karena di desa inilah sejarah besar itu dimulai pada tahun 1930-an. Agama Katolik di sini tidak cuma dibawa oleh orang dari luar negeri saja, tapi justru dimulai dari pencarian spiritual orang asli Bali.
Ada tokoh lokal yang bernama I Made Bronong dan I Wayan Diblug. Mereka adalah orang-orang yang pertama kali membuka jalan ini. Kemudian mereka bertemu dengan Pastor Johannes Kersten, SVD. Hasil dari pertemuan itu membuat budaya Bali dan agama Katolik menyatu. Pada tanggal 14 Februari 1937, bangunan gereja yang pertama akhirnya diresmikan. Dari kelompok kecil di Desa Tuka inilah, agama Katolik mulai menyebar ke tempat lain di Bali, contohnya sampai ke Desa Palasari di Jembrana.
Bentuk Bangunan, Gabungan Gereja dan Budaya Bali
Kalau anda datang ke lokasi Gereja Tuka, anda pasti akan merasa heran atau kagum melihat bangunannya. Biasanya gereja identik dengan gaya bangunan Eropa yang lancip-lancip, tapi di sini anda akan melihat bangunan yang sangat mirip dengan rumah tradisional Bali.
Gedung gereja yang sekarang ada sudah diresmikan sejak tahun 1987. Bentuknya memakai konsep Wantilan, yaitu aula terbuka yang biasa ada di Bali. Atapnya dibuat bertumpuk dan ada 41 tiang kayu yang punya ukiran sangat detail. Desain ini dibuat karena meniru elemen dari Pura Agung Besakih. Tujuannya adalah untuk menunjukkan bahwa menjadi umat Katolik tidak menghapus identitas sebagai orang Bali. Di dalam gereja juga tidak banyak tembok tertutup, jadi udara bisa masuk dengan bebas dan suasananya jadi sejuk.
Misa dengan Musik Gamelan dan Pakaian Adat
Pengalaman anda akan lebih lengkap kalau datang saat ada jadwal misa atau hari raya. Di Gereja Tuka, anda bisa mendengar suara gong dan ceng-ceng karena sejak tahun 1973, Gamelan Gong Bali dipakai untuk mengiringi lagu-lagu gereja. Orang-orang yang bertugas di gereja juga sering memakai baju adat Bali, seperti kain kamen dan ikat kepala atau udeng.
Saat hari Natal, gereja ini akan dipasang banyak penjor yang tinggi di bagian depan pintu. Suasananya jadi sangat mirip dengan hari raya Galungan. Hal ini menunjukkan bahwa warga Desa Tuka sudah menjaga kerukunan dan keberagaman selama bertahun-tahun.
Alasan Mengapa Anda Perlu Datang ke Sini
Datang ke Gereja Tuka akan memberikan anda pengetahuan baru tentang sisi lain Pulau Bali. Anda bisa belajar tentang sejarah dan bagaimana perbedaan budaya bisa bergabung menjadi satu bangunan yang bagus. Tempat ini sangat cocok untuk anda yang suka sejarah, foto arsitektur, atau hanya ingin mencari ketenangan.
Baca juga Goa Maria Palasari Arsitektur Bali yang Memukau
Perjalanan ke Gereja Tuka Bersama Bali Aga Tour
Kalau anda ingin datang ke Gereja Tuka atau tempat bersejarah lainnya di Bali tanpa bingung soal kendaraan, anda bisa menggunakan jasa Bali Aga Tour. Kami adalah agen travel di Bali yang sudah berpengalaman.
Kami punya layanan sewa mobil yang bisa anda pilih sesuai kebutuhan
Rental Hiace di Bali: Sangat cocok kalau anda datang bersama rombongan besar atau keluarga.
Rental Innova di Bali: Mobil ini sangat nyaman untuk jalan-jalan di area Bali yang ramai.
Paket Tour: Kami punya banyak pilihan paket wisata, termasuk Paket Ziarah Katolik di Bali untuk mengunjungi gereja bersejarah seperti di Tuka dan Palasari.
Segera hubungi Bali Aga Tour untuk memesan kendaraan atau bertanya soal jadwal perjalanan anda di Bali agar lebih mudah dan nyaman.
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Goa Maria Palasari Arsitektur Bali yang Memukau
Harga tiket masuk GWK – Pulau Bali memang sangat unik kalau kita bicara soal tradisi dan juga agama. Biasanya orang-orang cuma tahu tentang Pura yang bagus atau pantai yang ada di sana. Tapi sebenarnya ada tempat bagus di bagian barat Bali, namanya Kabupaten Jembrana. Di sana ada tempat bernama Goa Maria Palasari. Tempat ini menunjukkan... selengkapnya
Waterbom Bali, Destinasi Anti Bosan Saat Cuaca Panas
Tiket Waterbom Bali – Bali dikenal dengan cuaca tropis yang hangat hampir sepanjang tahun. Bagi sebagian wisatawan, sinar matahari yang cerah menjadi alasan utama untuk berlibur ke Pulau Dewata. Tapi pas cuaca lagi terik-teriknya, jalan-jalan di luar ruangan malah bisa bikin pusing. Kulit rasanya terbakar dan keringat mengucur deras. Momen begini palin... selengkapnya
Rekomendasi Tempat Wisata Bali Saat Lebaran untuk Liburan Keluarga
Libur Lebaran adalah momen yang sangat ditunggu oleh keluarga di Indonesia. Biasanya setelah selesai acara silaturahmi Idul Fitri, banyak orang mau pergi liburan bersama-sama. Bali selalu jadi tempat yang paling banyak dipilih orang untuk jalan-jalan. Pulau Bali punya banyak sekali tempat yang bagus buat keluarga. Ada pantai, pemandangan alam, dan tempat mai... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
082144665050 -
Whatsapp
082144665050 -
Messenger
baliagatour -
Email
info@baliagatour.co.id


Belum ada komentar