Hotline 082144665050
Informasi lebih lanjut?
Home » Blog » Mengunjungi Gereja Tuka, Betlehemnya Bali yang Megah dan Bersejarah

Harga tiket masuk GWK – Bali memang sangat terkenal dengan sawah di Ubud atau pantai di Kuta. Tapi sebenarnya ada tempat lain yang punya sejarah unik di Kabupaten Badung. Tempat itu adalah Desa Tuka yang terletak di Kecamatan Kuta Utara. Di desa yang tenang ini, anda bisa melihat sejarah awal mulanya agama Katolik masuk ke Pulau Bali. Datang ke Gereja Katolik Paroki Tritunggal Mahakudus Tuka ini bukan cuma buat jalan-jalan saja, tapi anda bisa melihat jejak sejarah yang sangat penting.

Sejarah Awal Katolik di Desa Tuka

Banyak orang menyebut Gereja Tuka sebagai “Betlehemnya Bali”. Nama ini diberikan karena di desa inilah sejarah besar itu dimulai pada tahun 1930-an. Agama Katolik di sini tidak cuma dibawa oleh orang dari luar negeri saja, tapi justru dimulai dari pencarian spiritual orang asli Bali.

Ada tokoh lokal yang bernama I Made Bronong dan I Wayan Diblug. Mereka adalah orang-orang yang pertama kali membuka jalan ini. Kemudian mereka bertemu dengan Pastor Johannes Kersten, SVD. Hasil dari pertemuan itu membuat budaya Bali dan agama Katolik menyatu. Pada tanggal 14 Februari 1937, bangunan gereja yang pertama akhirnya diresmikan. Dari kelompok kecil di Desa Tuka inilah, agama Katolik mulai menyebar ke tempat lain di Bali, contohnya sampai ke Desa Palasari di Jembrana.

Bentuk Bangunan, Gabungan Gereja dan Budaya Bali

Kalau anda datang ke lokasi Gereja Tuka, anda pasti akan merasa heran atau kagum melihat bangunannya. Biasanya gereja identik dengan gaya bangunan Eropa yang lancip-lancip, tapi di sini anda akan melihat bangunan yang sangat mirip dengan rumah tradisional Bali.

Gedung gereja yang sekarang ada sudah diresmikan sejak tahun 1987. Bentuknya memakai konsep Wantilan, yaitu aula terbuka yang biasa ada di Bali. Atapnya dibuat bertumpuk dan ada 41 tiang kayu yang punya ukiran sangat detail. Desain ini dibuat karena meniru elemen dari Pura Agung Besakih. Tujuannya adalah untuk menunjukkan bahwa menjadi umat Katolik tidak menghapus identitas sebagai orang Bali. Di dalam gereja juga tidak banyak tembok tertutup, jadi udara bisa masuk dengan bebas dan suasananya jadi sejuk.

Misa dengan Musik Gamelan dan Pakaian Adat

Pengalaman anda akan lebih lengkap kalau datang saat ada jadwal misa atau hari raya. Di Gereja Tuka, anda bisa mendengar suara gong dan ceng-ceng karena sejak tahun 1973, Gamelan Gong Bali dipakai untuk mengiringi lagu-lagu gereja. Orang-orang yang bertugas di gereja juga sering memakai baju adat Bali, seperti kain kamen dan ikat kepala atau udeng.

Saat hari Natal, gereja ini akan dipasang banyak penjor yang tinggi di bagian depan pintu. Suasananya jadi sangat mirip dengan hari raya Galungan. Hal ini menunjukkan bahwa warga Desa Tuka sudah menjaga kerukunan dan keberagaman selama bertahun-tahun.

Alasan Mengapa Anda Perlu Datang ke Sini

Datang ke Gereja Tuka akan memberikan anda pengetahuan baru tentang sisi lain Pulau Bali. Anda bisa belajar tentang sejarah dan bagaimana perbedaan budaya bisa bergabung menjadi satu bangunan yang bagus. Tempat ini sangat cocok untuk anda yang suka sejarah, foto arsitektur, atau hanya ingin mencari ketenangan.

Baca juga Goa Maria Palasari Arsitektur Bali yang Memukau

Perjalanan ke Gereja Tuka Bersama Bali Aga Tour

Kalau anda ingin datang ke Gereja Tuka atau tempat bersejarah lainnya di Bali tanpa bingung soal kendaraan, anda bisa menggunakan jasa Bali Aga Tour. Kami adalah agen travel di Bali yang sudah berpengalaman.

Kami punya layanan sewa mobil yang bisa anda pilih sesuai kebutuhan

Rental Hiace di Bali: Sangat cocok kalau anda datang bersama rombongan besar atau keluarga.

Rental Innova di Bali: Mobil ini sangat nyaman untuk jalan-jalan di area Bali yang ramai.

Paket Tour: Kami punya banyak pilihan paket wisata, termasuk Paket Ziarah Katolik di Bali untuk mengunjungi gereja bersejarah seperti di Tuka dan Palasari.

Segera hubungi Bali Aga Tour untuk memesan kendaraan atau bertanya soal jadwal perjalanan anda di Bali agar lebih mudah dan nyaman.

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Wisata Budaya Bali 5 Desa Adat yang Menarik Diketahui Mengenai Bali

21 April 2025 328x Blog

Paket Tour dari Pekanbaru ke Bali Plus Tiket Pesawat – Bali bukan cuma soal pantai  sunset  dan kafe hits di Canggu.  Pulau Dewata ini juga punya kekayaan budaya yang luar biasa  yang bisa kamu temui langsung di desa desa adatnya.  Kalau kamu lagi cari pengalaman liburan yang beda lebih dekat dengan kehidupan lokal  tradis... selengkapnya

Layanan Sewa Mobil Plus Supir di Kuta Bali yang Murah

2 December 2024 442x Blog

Paket liburan bali – Bali selalu jadi destinasi impian banyak orang. Mulai dari keindahan pantai, budaya yang kental, hingga kuliner khas yang bikin kangen. Tapi, satu hal yang kadang bikin liburan di Bali terasa ribet adalah soal transportasi. Kalau kamu salah satu yang pernah stres mikirin nyetir sendiri di jalanan Bali yang ramai atau malah... selengkapnya

Fam. Suratno Belanda

Fam. Suratno Belanda

26 September 2019 523x Uncategorized

Kami sekeluarga 3 orang dari mulai datang sampai kami akan mengakhiri liburan di Bali melalui “Baliaga” sangat berterima kasih atas pelayanannya terutama kepada mas “Beli” yang begitu baik, ramah dan pelayanannya kepada kami sangat menyenangkan. Orangnya “Easy Going” !!! Sekali lagi Terima Kasih, Good Bless You. selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.